Selama ini, pendidikan sering diposisikan sebagai urusan akademik semata, sekolah mana yang terbaik, nilai siapa yang paling tinggi, dan ijazah apa yang paling menjanjikan. Namun semakin aku mengamati realitas kehidupan, terutama dari sisi finansial, aku menyadari satu hal penting: pendidikan adalah keputusan finansial jangka panjang, baik bagi keluarga maupun bagi anak itu sendiri. Setiap pilihan pendidikan, sadar atau tidak, selalu melibatkan pengelolaan sumber daya: uang, waktu, energi, bahkan kesehatan mental. Ketika orang tua membayar biaya sekolah, les tambahan, atau aktivitas penunjang lainnya, sesungguhnya mereka sedang melakukan alokasi modal. Pertanyaannya bukan lagi sekadar mahal atau murah , melainkan apakah pengeluaran tersebut benar-benar membentuk manusia yang siap hidup, atau hanya memenuhi standar sosial semata. Aku juga mulai mempertanyakan asumsi lama bahwa biaya tinggi selalu berbanding lurus dengan kualitas pembelajaran. Banyak pengeluaran berlabel “pendidikan” y...
Berbagi informasi terkini mengenai tips gaya hidup, keuangan, pernikahan, persahabatan, cara dan segala hal yang bermanfaat untuk kehidupan manusia masa kini agar dapat lebih bermanfaat bagi sesama, dan juga diri sendiri. Semoga tulisan di blog ini bermanfaat bagi banyak orang yang membacanya.